Rabu, 27 April 2016

Joker (Earth-Two)

Basis data DC

Joker (Dunia Kedua) Terjemahan bahasa Indonesia.




Keterangan tentang Joker (Dunia Kedua) diterjemahkan oleh Ryururiver


Galeri

Nama sebenarnya : Tidak diketahui
Nama samaran : Joker
Nama samaran lainnya : Red Hood (Si Tudung Merah), The Clown Prince of Crime (Pangeran Badut Dunia Kejahatan), The Harlequin of Hate, A. Rekoj
Keluarga : Ibu (nama tidak diketahui), Rokej (keturunannya di abad ke 21).
Afiliasi : Batman’s Rogues Gallery, mantan pemimpin dari Crime Syndicate, Inc. (jangan tertukar dengan nama yang sama di tim super Dunia alternate / alternate-Earth)
Basis operasi : Kota Gotham




Status
Identitas : Identitas dirahasiakan
Kebangsaan : Amerika
Pekerjaan : Mantan Penjahat Profesional

Karakteristik
Jenis Kelamin :Laki-laki
Tinggi badan : 6’2”
Berat badan : 170 lbs (77 kg)
Warna mata : Hijau
Warna rambut : Hijau
Warna kulit : Putih
Ciri khas : Kulit yang mengalami pemutihan (mendekati putih total), warna merah di area bibir, warna rambut yang berubah karena proses kimia.

Asal usul
Dunia tinggal : Earth-Two/Dunia Kedua
Pencipta : Jerry Robinson, Bob Kane, Bill Finger.
Kemunculan pertama : Batman #1 (Juni 1940)
Kemunculan terakhir : Brave and The Bold #200 (Juli 1983)


“Joker adalah penjahat Amerika yang paling ahli menipu, namun di waktu yang bersamaan dia memiliki kode etik kehormatannya sendiri yang aneh! Dan kode itu tidak mencakup kecerobohan, namun kejahatan yang brutal!”


Sejarah

Joker adalah seorang pemimpin kejahatan profesional yang meneror jalanan di Kota Gotham. Dengan karir yang telah membentang selama beberapa dekade, Joker menjadi terkenal sebagai salah satu musuh utama Batman dan Robin. Joker akan terus menyerang Gotham sampai usia menghalanginya dalam pertarungan fisik langsung. Selama beberapa tahun kemudian, dia tetap dipenjara di Penjara Negara khusus para penjahat gila.

Sangat sedikit hal yang diketahui mengenai sejarah Joker sebelum dia memilih kehidupan sebagai seorang penjahat, selain fakta bahwa di masa lalunya, dia adalah orang yang miskin. Nama sebenarnya dan tempatnya lahir tidak pernah disebutkan.


Foto ketika dia masih menjadi Red Hood/Si Tudung Merah

Ketika mencari pekerjaan yang jujur sama sekali tidak memuaskan ambisi pribadinya, ia berpaling pada kejahatan untuk mengumpulkan kekayaan pribadi bagi dirinya sendiri. Ia pertama kali mendapat perhatian publik pada awal tahun 1940 ketika ia beroperasi menjadi pimpinan penjahat profesional bertopeng yang dikenal sebagai Red Hood. Red Hood dan anak buahnya mencoba merampok sebuah perusahaan bisnis manufaktur yang memiliki keuntungan besar, yang letaknya berdekatan dengan sebuah pabrik pengolahan kimia. Batman dan Robin tiba di lokasi tersebut dan Red Hood meninggalkan para anak buahnya, mencoba melarikan diri dengan melalui pabrik kimia. Batman dan Robin berhasil menyudutkannya di sebuah jalan sempit di sepanjang jembatan dan sang Red Hood tidak memiliki pilihan lain kecuali menenggelamkan jalanan sempit itu dengan menggunakan satu tong besar berisi cairan kimia yang mengepulkan uap panas.

Berdasarkan salah satu catatan yang dicetak dari asal muasal Joker, bahan kimia tersebut adalah tinta yang digunakan untuk membuat kartu untuk permainan kartu. Pabrik kimia tersebut tercatat sebagai “Perusahaan Kartu Monarch” yang nantinya akan terbukti sebagai rujukan atau acuan dalam perkembangan kejahatan. Batman dan Robin menganggap bahwa musuh mereka telah mati karena tenggelam dalam cairan kimia yang panas dan beracun. Sebenarnya, sang Red Hood berhasil bertahan dari cairan kimia tersebut dan melarikan diri melalui pipa drainase yang disalurkan ke sungai. Namun ketika ia keluar dari pipa pembuangan tersebut, dia menyadari bahwa cairan kimia itu telah mengubah rambutnya menjadi hijau, kulitnya menjadi seputih kapur dan bibirnya menjadi sangat merah. Sang penjahat mulai menjadi sedikit gila akibat pengalaman tersebut, lalu ia memutuskan untuk mewujudkan dirinya sebagai Joker yang terdapat pada kartu permainan yang terbuat dari cairan kimia tersebut.

versi lainnya

Joker adalah seorang karyawan laboratorium, namun yang dilakukannya sehari-hari adalah memuaskan ambisi pribadinya dan ia berpaling ke dunia kejahatan untuk mengumpulkan kekayaan pribadi untuk dirinya sendiri. Dia beroperasi pertama kali sebagai pimpinan penjahat profesional bertopeng yang dikenal sebagai Red Hood (Si Tudung Merah)

Ketika Red Hood berusaha untuk merampok Perusahaan Kartu Mainan Monarch, Batman dan Robin tiba di tempat kejadian dan berhasil menyudutkan Red Hood di sebuah jembatan sempit. Tak punya pilihan lagi, Red Hood melompat dari jembatan ke dalam sebuah tong berisi cairan kimia yang mengepulkan uap panas. Saat itu Batman dan Robin mengasumsikan bahwa musuh mereka telah meninggal setelah terkena bahan kimia panas yang beracun. Namun ternyata Red Hood selamat dari bahan kimia tersebut dan berhasil melarikan diri melalui pipa drainase yang sedang dikosongkan ke sungai. Ketika dia keluar dari pipa pembuangan limbah tersebut, ia menyadari bahwa bahan kimia tersebut telah mengubah rambutnya menjadi hijau, kulitnya menjadi seputih kapur dan bibirnya menjadi sangat merah. Terinspirasi dari Perusahaan Kartu Monarch, sang penjahat memutuskan membuat image dirinya sebagai kartu Joker yang dibuat oleh cairan kimia tersebut.


Joker

Tak lama setelah kebangkitan kembali dan memperoleh nama baru, Joker segera menjadi salah satu penjahat terkenal yang diakui di kalangan para penjahat di dunia hitam Kota Gotham. Dia menjadi terkenal ketika dengan berani dia menantang dunia hitam Gotham sekaligus Departemen Kepolisian dengan membuat pengumuman lewat radio bahwa ia akan membunuh tiga orang yang paling terkenal di Gotham : Henry Claridge, Hakim Drake dan Jay Wilde. Batman dan Robin menginvestigasi kasus ini dan mereka sangat terkejut ketika menemukan mayat para korban dengan seringai mengerikan di wajah mereka. Sang Joker berhasil menangkap Robin dan bersiap untuk membunuhnya menggunakan Racun Joker (JokerVenom) yang mematikan, yang sama seperti yang digunakan Joker untuk para korbannya. Namun, Batman menyelamatkan Robin dan Joker berhasil dipenjarakan.

Namun, Joker tidak tinggal di penjara terlalu lama, dia segera melarikan diri menggunakan sebuah kapsul peledak yang disembunyikan di gerahamnya dan meneruskan aksinya berbuat kejahatan. Batman memasang sebuah perangkap untuk Joker, memancingnya untuk mencuri sebuah permata rubi yang sangat berharga. Rencana itu berhasil, dan Joker harus berhadapan dengan Batman dan Robin lagi. Dalam pertarungan mereka, Joker tanpa sengaja tertusuk oleh pisaunya sendiri dan hampir mengalami kematian. Dia dibawa ke rumah sakit, tetapi berhasil menyembuhkan diri dengan cepat. Sebuah organisasi penyelenggara kejahatan yang dikenal sebagai Persatuan Sindikat Kriminal (Criminal Syndicate, Inc) membawanya dari rumah sakit dan menawarkannya posisi sebagai pemimpin kelompok mereka. Joker memimpin Persatuan Sindikat Kriminal dalam perampokan berlian, namun organisasi tersebut bangkrut setelah mereka bertemu kembali dengan Batman. Joker ditinggalkan seorang diri untuk mati di dalam sebuah gedung yang terbakar, namun sekali lagi, dia berhasil bertahan hidup.

Daya tahan Joker yang begitu kuat dan bakat luar biasanya untuk lolos dari kematian telah datang kembali untuk bermain. Dia menggunakan sebuah toko musik sebagai penyamaran dari kegiatan kriminal yang dilakukannya, menggunakan nama samaran A. Rekoj. Dengan penyamaran tersebut, dia mempekerjakan para penjahat/preman untuk mencuri baginya. Namun berikutnya, dia memunculkan dirinya sendiri sebagai Joker dan menjarah hasil curian penjahat yang telah mencuri untuknya. Para penjahat tersebut benar-benar kebingungan karena mereka tidak menyadari bahwa A. Rekoj dan Joker adalah orang yang sama. Saat melakukan tindakan jahatnya ini, sekali lagi Joker harus berhadapan dengan Batman dan Robin. Berikutnya Joker mencuri sebuah benda berharga yang dikenal sebagai Giok Buddha dan bertarung dengan Duo Dinamis itu di atas sebuah kapal. Joker berhasil dikalahkan lalu dia terjatuh dari dek kapal ke dalam air, dan saat itu dia terlihat tenggelam.

Namun, tak lama kemudian Joker kembali, lalu ia membentuk sebuah kelompok baru yang berfokus untuk melakukan sebuah pertunjukan sirkus yang mencuri dari orang-orang kaya di Gotham. Kelompok Joker ini dihentikan oleh Batman dan Robin, dan pada pertarungan akhir mereka di “Rumah Berhantu” milik Joker, dia terjatuh ke dalam sebuah lubang gelap dan sekali lagi diasumsikan telah meninggal dunia. Namun, ternyata dia bertahan hidup dan merancang plot kejahatan berikutnya yaitu menyelundupkan sebuah kapal perjudian ilegal sejauh tiga mil ke dalam perairan internasional dengan bantuan dari tiga penjahat lainnya : Queenie, Diamond Jack Deegan dan Clubsy. Sebagai Bruce Wayne, Batman menginvestigasi kapal tersebut dan mengamati pergerakan Joker pada operasi kejahatan itu, lalu ia menghentikan pemerasan terhadap klien melalui operasi tersebut. Setelah Batman mengetahui keseluruhan rencananya, sekali lagi Joker berniat menghindari penangkapan, namun ia terlempar ke laut pada saat pertarungan final di mercusuar.

Kegiatan jahat Joker berikutnya berpusat pada pengorganisasian sebuah kelompok praktisi pelawak untuk menciptakan kekacauan di seluruh kota, sementara dia mencuri sebuah permata berharga dan uang $ 10,000 dari seorang Duke yang terkenal karena keburukannya. Rencana ini juga digagalkan oleh Batman ketika ia mengetahui yang sebenarnya terjadi, dan ketika bertarung dengan Joker di atas sebuah mobil yang sedang melaju, Joker terjatuh dari mobil dan terguling menuruni tebing setelah menerima sebuah pukulan dari Batman.


Aksi kejahatan Joker


Ketika Batman dan Robin dipanggil ke Washington, D.C untuk menerima penghargaan negara dari direktur FBI G. Henry Mover, Joker bermaksud untuk menggunakan acara yang sangat dipublikasikan ini sebagai percobaan pembunuhan kepada musuh bebuyutannya. Dia menunggu di tengah keramaian dengan sebuah pistol, lalu Joker mencoba menembak sang ksatria berjubah, namun ternyata malah menembak Mover, lalu dia melarikan diri dari lokasi tersebut. Akibat tindakannya tersebut, pemburu nasional dipanggil untuk menangkap Joker. Batman mengejar Joker ke seluruh negeri, dimana dia melakukan berbagai kejahatan di berbagai wilayah yang menyebutkan namanya. Setelah mengamati pola kejahatannya, Batman mengetahui bahwa sang Joker berada di Pulau Rhode.

Joker melarikan diri dari penjara dan kembali ke Gotham dengan rencana baru, memimpin sekelompok anak buahnya menyamar sebagai beberapa aparat penegak hukum. Namun kelompok ini tidak bertahan lama, ketika Batman dan Robin segera mengenali Joker dan para penjahat yang menjadi anak buahnya. Berhasil keluar dari penjara lagi, Joker terlibat dalam rencana baru dimana dia dan kaki tangannya akan melakukan perbuatan kriminal. Untuk menghindari kecurigaan tentang orang-orang Joker yang tiba-tiba memiliki kekayaan besar, mereka mengatur sebuah lotere tipuan dan acara kuis sehingga penjahat “menang” dan memperoleh hasil dari kejahatan mereka. Meskipun Duo Dinamis berhasil mengungkap rencana ini dan menangkapi anak buah Joker, sang Joker sendiri berhasil melarikan diri.

Seorang komedian terkenal meninggal dunia dengan mewariskan harta kekayaan dalam jumlah yang besar, lalu surat wasiatnya menyatakan bahwa seluruh tanah miliknya harus diserahkan kepada seorang komedian yang terbaik di dunia. Maka diseleksilah lima orang komedian yang berbeda, masing-masing diberikan sebuah petunjuk lokasi keberadaan harta milik komedian yang meninggal tersebut. Seorang komedian yang dapat memenangkan kompetisi lawakan terlucu akan diberikan seluruh petunjuk dan dapat memiliki kekayaan Hanson sebagai hadiahnya. Saat mendapatkan informasi mengenai hal ini, dan geram karena dia telah diabaikan, Joker melarikan diri dari penjara dan memaksa mengikutsertakan dirinya dalam kompetisi tersebut. Meskipun Joker berhasil membunuh semua komedian lainnya dan memperoleh semua petunjuk, sekali lagi ia digagalkan oleh Batman dan Robin.

Beberapa lama setelah kasus tersebut, Joker memutuskan untuk memalsukan kematiannya, dan untuk mencapai hal ini, dia menyerahkan dirinya kepada pihak yang berwenang dan mengakui seluruh kejahatannya. Pengadilan menjatuhkan hukuman mati pada Joker dan setelah dia dieksekusi menggunakan kursi listrik, tubuhnya dibawa kembali dari kamar mayat di penjara oleh anak buahnya. Anak buahnya membawa Joker ke tempat persembunyian rahasianya dan menggunakan cara yang telah disiapkan oleh Joker sebelumnya untuk menghidupkannya kembali dari kematian. Setelah hidup kembali sekali lagi, Joker memulai kehidupan barunya dengan catatan bersih. Dia berpura-pura sebagai warga negara yang taat hukum, dan sekali lagi terlibat dalam aktivitas kejahatan. Ketika Batman dan Robin mengetahui aktivitas kejahatan Joker yang baru, mereka mencoba untuk menangkapnya, namun Joker berhasil lolos.

Rencana Joker selanjutnya adalah menggunakan semua situasi dan kondisi di luar lokasinya untuk mengacaukan semua percobaan penangkapan apapun terhadap dirinya. Sebuah perampokan bank berhasil dilakukan ketika Joker memasang sebuah iklan pencarian mobil-mobil tua yang berakhir dengan kemacetan lalu lintas ketika para polisi mencoba untuk menghentikan Joker. Lalu ia bertingkah sebagai seorang pesulap untuk mencuri permata yang tak ternilai harganya. Namun percobaan jahat Joker selanjutnya – ketika Joker sedang menyamar sebagai seorang pelukis reklame – gagal ketika Batman menelusuri rencana Joker dan menangkapnya. Ketika Joker hampir membunuh Robin dengan membuatnya tercekik menggunakan sulfur, sang ksatria kegelapan memberikan Joker sebuah pukulan bagus dan meninggalkannya di depan Gedung Pengadilan.


“Komedi Airmata”


Setelah ini, Joker mulai menggunakan istilah tidak baku untuk melakukan kejahatan. Keseluruhan rencananya menuntunnya pada pertarungan dengan Batman di atas sebuah rentetan balon tentara. Namun, dalam pertarungan tersebut, Joker kehilangan pijakan dan terjatuh ke dalam sebuah pusaran air di bawahnya. Sekali lagi Joker berhasil bertahan hidup. Dia mengumpulkan beberapa anak buah yang baru untuk mencuri benda yang tampak seperti dokumen tak berguna (misalnya sebuah kartu laporan anak). Namun itu hanyalah sebuah kamuflase untuk mencuri tanda tangan orang-orang kaya agar dapat digunakan untuk maksud jahat. Ketika Batman dan Robin mencoba untuk menghalangi jalannya, Joker menangkap Robin dan mengancam untuk membunuh anak itu kecuali dia (Joker) diberikan jaminan kebebasan dan uang tebusan sebesar $ 100,000. Permintaan tersebut dipenuhi dan Joker segera pergi, namun ketika ia membuka tas yang seharusnya penuh berisi uang tersebut, dia sangat terkejut, karena alih-alih uang tunai, yang ada di dalam koper itu adalah sebuah cek tertera dengan jumlah uang yang diinginkannya. Meskipun ia memperoleh apa yang dia inginkan, tetapi dia tidak bisa menukarkan cek tersebut tanpa tertangkap.

Setelah datang kembali, Joker mencoba untuk memeras berbagai manajer pengusaha untuk membantunya dalam perampokan baru, -- melalui rasa takut mereka terhadap Joker yang bisa mengungkapkan rahasia kelam di masa lalu mereka.— Sekali lagi, Batman dan Robin berhasil untuk menghentikan rencana Joker, namun sang musuh juga berhasil melarikan diri lagi menggunakan pesawat terbang ketika pertarungan mereka terjadi di sebuah pabrik pesawat.

Ketika koran lokal mempublikasikan sebuah gambar modifikasi kartun, yang menggambarkan sang pangeran badut sebagai seorang pelawak yang dengan mudahnya dapat dikalahkan oleh Batman karena kesombongannya, Joker bersumpah untuk memulai sebuah kejahatan berantai yang akan membuat sang ksatria berjubah terlihat bodoh jika menolak perubahan pendapat para staf redaksi dan dengan harapan agar wartawan yang jahat akan meyakinkan Batman untuk mengundurkan diri dari pertempurannya melawan kejahatan karena rasa malu. Pada awalnya, rencana ini berhasil, namun Batman memperbarui tekadnya setelah Robin memberinya semangat, lalu Batman membawa Joker ke hadapan pihak yang berwajib dan berhasil memperbarui citranya di mata masyarakat. Pada salah satu acara pidatonya, Batman menampilkan Joker di dalam sebuah kandang seperti hiasan pada kue, selama dia berpidato mengenai pertempuran melawan kejahatan.

Setelah melakukan sebuah kejahatan yang sukses, Joker menumpang sebuah pesawat yang lalu mengalami kecelakaan dan terjatuh. Sebagai akibat dari kecelakaan tersebut, Joker mengalami amnesia. Dia tiba di sebuah kota bernama Farr Corners, lalu menjadi seorang Samaria yang baik, bahkan ia mengembalikan harta jarahan yang telah dicurinya. Ketika anak buahnya mencarinya untuk meminta bagian harta jarahan mereka, mereka semua berpapasan dengan Batman dan Robin, lalu Joker mendapatkan sebuah pukulan di kepalanya yang mengembalikan seluruh ingatannya, dan akhirnya mereka semua ditangkap.

Joker melarikan diri dari penjara sekali lagi, lalu ia dan anak buahnya mengambil alih sebuah toko bunga, dan menculik pemiliknya. Joker memprakarsai sebuah rencana jahat yang rumit mengenai pot bunga berisi tanah yang dicampur kloroform. Pada jam buka toko, mereka berencana menjual bunga kepada pembeli yang kaya raya dengan menggunakan pot berisi tanah berkloroform tersebut. Rencana berikutnya adalah merampok rumah orang-orang kaya tersebut. Rencana ini digagalkan lagi oleh Batman dan sekali lagi Joker berhasil ditangkap. Ketika seseorang bernama Lyon melakukan kejahatan dan meninggalkan bukti yang mengarah pada Joker, supaya kesalahan itu dilimpahkan kepadanya, Joker sangat marah dan berusaha membalas dendam pada Lyon. Joker lalu menjebak Batman, Robin, dan Lyon di dalam sebuah kandang singa. Namun, Duo Dinamis berhasil mengeluarkan diri mereka dan menangkap Lyon dan Joker.

Sekali lagi Joker berhasil membebaskan dirinya dan ia segera menyusun operasi penipuan lain. Kali ini dia bersekongkol dengan Ecla Tate, seorang ilmuwan palsu dan Swami Meera Kell, seorang penipu mistis. Dengan menggunakan sebuah studio film yang sudah tak terpakai, mereka membangun tiga lokasi tipuan untuk masa lalu, saat ini dan masa depan. Lalu, demi keuntungan mereka sendiri, mereka menipu para klien yang berpikir bahwa mereka bisa melakukan perjalanan waktu dan memeras uang para klien tersebut. Rencana ini digagalkan lagi oleh Batman dan Robin yang berhasil meringkus mereka semua.
Ketika seorang pengusaha yang berasal dari Virginia Barat bernama Hart melimpahkan kesalahan pada Joker atas kejahatan yang dilakukannya, sang Pangeran Badut yang marah ini terpaksa membantu Batman dan Robin untuk menghentikan si peniru sehingga ia bisa membuktikan bahwa dirinya tak bersalah. Joker berhasil dan dia juga berhasil melarikan diri sebelum Batman dan Robin menangkapnya. Rencana Joker selanjutnya mengutamakan terjadinya aksi kejahatan terbalik, namun rencana ini juga digagalkan dan sekali lagi Joker terpaksa melarikan diri.

Joker akhirnya berhasil ditangkap dalam sebuah kasus yang tak diungkapkan dan harus menjalani hukuman seumur hidup. Namun Joker berhasil melarikan diri dan melakukan kejahatan berantai yang didasari oleh lelucon umum yang biasa dilakukan sehari-hari. Namun Joker tertipu saat menggunakan sebuah van yang tampaknya kosong sebagai kendaraan untuk melarikan diri, dan berakhir dengan menyerahkan dirinya sendiri kepada petugas polisi yang bersembunyi di dalam van tersebut.

Ketika kembali masuk penjara, Joker dan Penguin terlibat dalam sebuah perdebatan panas mengenai siapakah penjahat yang paling hebat. Hal ini menuntun keduanya untuk melarikan diri dari penjara dan melakukan kejahatan untuk melihat siapa yang lebih unggul dalam kejahatan masing-masing dan juga berhasil mengalahkan Batman. Kemudian, hal ini berujung pada pertempuran tiga sisi antara kedua penjahat yang sedang bersaing tersebut, para anak buah mereka, dan Duo Dinamis. Saat keduanya menyadari bahwa mereka memiliki musuh yang sama, Joker dan Penguin memutuskan untuk bekerjasama dan dengan mudah mengalahkan Batman dan Robin. Namun, kerjasama keduanya ini terbukti tidak berlangsung lama ketika mereka berdua kembali beradu pendapat saat akan melenyapkan musuh yang sangat mereka benci tersebut. Adu pendapat tersebut memberikan waktu yang cukup pada Batman dan Robin untuk melepaskan diri, mengalahkan keduanya dan menyerahkan kedua penjahat tersebut pada polisi.


Mencuri Batmobile


Sekali lagi Joker melarikan diri dari penjara dan menciptakan “Kota Bayangan”, sebuah tiruan kota tersembunyi di dalam sebuah gudang dan berpura-pura bahwa daerah tersebut adalah lokasi rahasia Kota Gotham di mana klien dapat memperoleh hasrat terpendam mereka. Dia menggunakan kota palsu ini sebagai sebuah cara untuk memeras uang masyarakat. Rencana ini, sama seperti semua rencana sebelumnya, berhasil digagalkan oleh Duo Dinamis. Kejahatan lainnya yang dilakukan Joker saat itu adalah “Penculikan” sebuah rumah untuk tebusan, rencana ini dilakukannya bersama Velvet Kid yang berperan sebagai penjahat baru yang akan membongkar kelemahan dari rumah-rumah milik orang kaya. Selain itu, ia mencoba untuk mengancam Robin untuk membangkitkan kembali sebuah sekte persaudaraan memalukan, agar Batman (yang telah ditangkap oleh Joker sebelumnya) tetap hidup. Semua rencana tersebut berakhir dengan kegagalan. Berikutnya Joker mulai merampok sekelompok orang kaya dan ia mencoba untuk membunuh Batman dan Robin, namun rencananya tersebut berhasil digagalkan oleh Duo Dinamis.

Selanjutnya, Joker mencoba untuk melakukan kejahatan berantai untuk melengkapi sebuah akronim berdasarkan nama lengkapnya. Ia telah berhasil melakukan kejahatan yang mengeja huruf J, O, K ,E, namun ia ditangkap dan digagalkan oleh Robin. Ketika ia menyadari bahwa keterlibatan Robin adalah huruf R yang dicarinya berikutnya, Joker menganggap bahwa kejahatan akronim tersebut sudah lengkap dan berhasil, meskipun ia harus tertangkap dalam prosesnya.


Jokermobile/Mobil Joker


Ketika akhirnya Joker merasa muak dengan peralatan super canggih Batman yang selalu berperan penting dalam menggagalkan semua rencana jahatnya, Joker membangun satu set perangkat khusus bertema Joker antara lain Jokermobile (Mobil Joker), Jokergyro (Helikopter Joker), dan Joker-Signals (Sinyal Joker). Dia menjual jasanya pada penjahat yang membutuhkan bantuan dalam melaksanakan perampokan mereka. Setelah serangkaian kesuksesannya yang sangat populer karena rencana ini, Joker akhirnya ditangkap sekali lagi oleh Batman dan Robin.

Setelah kekalahannya tersebut, Joker mencoba untuk melakukan serangkaian kejahatan yang didasarkan pada “permainan poker” yang bertujuan pada berlian, namun kembali berakhir dengan kegagalan di tangan Batman. Ketika sebuah program baru yang membahas takhayul populer ditayangkan di televisi, Joker memutuskan untuk “membuktikan bahwa mereka salah” dengan melakukan berbagai kejahatan yang didasari oleh takhayul. Namun, berterimakasihlah pada campur tangan Batman dan Robin, kejahatan ini berhasil digagalkan. Lalu, Joker menamai perampokan selanjutnya dengan “Parade Kejahatan”, inspirasi yang diperolehnya dari acara radio “Parade Nada”, dan rencana ini pun digagalkan oleh Batman.


Penjahat yang suka Melawak


Setelah pelarian terbarunya dari penjara, Joker berupaya untuk melakukan kasus kejahatan berantai dalam gurauan : alih-alih mengumumkan kejahatannya, dia bermaksud untuk melakukannya, dia membual bahwa dia sudah melakukan kejahatan tersebut. Ketika para korban yang kebingungan karena gurauannya memperlihatkan bukti bahwa Joker tidak merampok apapun, salah seorang anak buah Joker akan bertugas untuk mengambil semua barang jarahan yang telah disebutkan. Rencana ini juga berhasil digagalkan oleh Batman dan Robin, dan sekali lagi, Joker ditahan.

Selanjutnya, setelah kemenangan besar yang diperolehnya dalam sebuah kasino illegal, Joker menggunakan rencana yang berhubungan dengan taruhan untuk rangkaian perampokan berikutnya. Dia menciptakan sebuah kejahatan berisiko tinggi yang melibatkan Batman dengan taruhan nyawa para penduduk. Untuk memfasilitasi hal ini, Joker mempekerjakan sejumlah anak buah sewaan untuk mencuri obat-obatan Radium dan mencoba untuk mengambil barang jarahannya dengan cepat. Ketika anak buah yang disewanya menyadari apa yang telah mereka curi sebenarnya, mereka menyerahkan diri pada yang berwajib, sedangkan Joker menghindari upaya penangkapan tersebut dengan melompat dari tebing.

Namun pada akhirnya ia berhasil ditangkap melalui sebuah kasus yang tak diungkapkan. Ketika dia bisa melarikan diri dari penjara lagi, dunia hitam menyelenggarakan sebuah pesta dengan sebuah kartu ucapan selamat yang besar untuk merayakan pelariannya tersebut. Rupanya terinspirasi dari hal tersebut, Joker melaksanakan rangkaian kejahatan lagi dimana ia mengirimkan sebuah kartu ucapan selamat berisi kode tersembunyi pada Batman yang secara tidak langsung memberikan sang pahlawan berjubah sebuah petunjuk mengenai benda yang akan dirampoknya. Pada akhirnya hal ini menyebabkan kerugian padanya dan sekali lagi Batman berhasil menangkap Joker.

Sebuah upaya lain yang dilakukannya untuk membingungkan pihak yang berwenang menggunakan teka-teki gambar juga berakhir dengan kekalahannya di tangan Duo Dinamis. Berikutnya Joker menculik Dr. Walter Timmins, seorang penemu larutan penghilang. Joker menggunakan larutan tersebut untuk keuntungannya sendiri, sampai ketidakmampuannya untuk menutup mulut besarnya menuntun Batman untuk mengikuti suaranya dan berhasil mengalahkan Joker lagi.

Berikutnya, Joker memperdaya orang-orang dengan membuat sebuah pertunjukan palsu yang disebutnya “perampokan lucu” dimana dalam kasus ini dia benar-benar merampok orang-orang itu dengan menyertakan janji akan mengembalikan harta mereka dua kali lipat lebih banyak dari apa yang telah diambilnya. Lalu ia menipu mereka dengan memberikan sesuatu yang sama sekali tidak berharga. Rencananya ini kembali digagalkan oleh Duo Dinamis. Joker lalu mencoba untuk menjadi seorang penguasa komedi di Kota Gotham. Untuk tujuan ini, Joker mencuri sebuah benda yang menyerukan tawa “Ha! Ha! Ho! Ho!” ke seluruh penjuru kota dan meninggalkan jejak petunjuk mengenai kejahatan Joker yang berikutnya, namun rencana ini pun dihalangi oleh Batman. Sebuah rencana lain yang disusunnya menggunakan sebuah efek suara untuk menyebabkan kepanikan penduduk sebagai pengalih perhatian agar Joker bisa melakukan perampokan juga digagalkan oleh Batman dan Robin.

Ketika Joker berada dalam tahanan polisi, Batman dan Robin bertanya padanya mengenai silsilah keluarganya, untuk mencoba mengetahui apakah kecenderungan Joker untuk berbuat kejahatan itu diturunkan secara turun temurun. Joker lalu menjelaskan bahwa ia berasal dari keturunan para badut. Ketika Batman dan Robin (dengan identitas asli mereka sebagai Bruce Wayne dan Dick Grayson) mengunjungi Profesor Carter Nichols, yang telah menciptakan mesin waktu, -- keduanya mencoba untuk melakukan perjalanan waktu ke masa 100 tahun yang lalu untuk melihat sejarah, apakah ada kecenderungan untuk berbuat kejahatan secara turun temurun di keluarga Joker. Alih-alih ke masa lalu, mereka malah terbawa ke masa depan 100 tahun kemudian secara tak sengaja, dimana mereka menemukan seorang keturunan Joker yang bernama Rokej sebagai warga yang baik dan patuh pada peraturan, dan bahwa Rokej sebenarnya adalah komisaris polisi Kota Gotham di abad ke 21.

Joker tetap melanjutkan perannya sebagai penjahat setelah Wayne pensiun menjadi Batman. Dia melanjutkan hal tersebut untuk memancing keluar Grayson, pelindung bertopeng Kota Gotham baru yang menjadi Batman II dan Helena, putri Wayne yang menjadi Huntress, meskipun kemunculan Joker pada saat ini frekuensinya lebih rendah dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Namun, akhirnya Joker merasa lelah untuk melakukan tindak kejahatannya, mungkin hal ini disebabkan oleh usianya yang telah lanjut dan bersedia menyerahkan dirinya untuk dipenjara.

Aksi kejahatan Joker yang terakhir yang diketahui publik terjadi ketika ia mendapat kabar bahwa Wayne, (yang telah diungkapkan kepada publik sebagai Batman asli) meninggal dunia. Ketika ia tak mampu menerima kenyataan bahwa dia berhasil mengalahkan musuh lamanya, --karena kematian Wayne, dia menganggap dirinya menang.—Joker melarikan diri dari penjara dan melakukan aktivitas kejahatan lamanya untuk memancing keluarnya Batman dari kondisi pensiunnya. – atau begitulah yang Joker pikirkan. – Setelah kematian Wayne, Grayson meneruskan perannya sebagai Batman yang kedua, cukup lama untuk meyakinkan Joker bahwa Wayne masih hidup dan bahwa pertarungan mereka dapat dilanjutkan pada pertemuan mereka yang berikutnya.

Dengan adanya kemungkinan bahwa ia akhirnya dapat mengalahkan Batman yang asli dan masih hidup secara langsung, Joker membiarkan Huntress membawanya kembali ke penjara menjumpai kondisi pensiunnya sendiri, dimana ia menyusun rencana untuk pertarungan finalnya dengan Batman. Pertarungan ini tidak pernah terjadi, karena Wayne telah meninggal dunia, dan Grayson tak pernah terlihat muncul sebagai Batman lagi sejak kasus tersebut. Sepertinya ia merasa bahwa ia telah gagal dalam peranannya sebagai penerus Wayne meskipun ia berhasil meyakinkan Joker untuk menyerah dengan damai.


Kekuatan dan Kemampuan

Kemampuan

  • Tingkat Kecerdasan Level Jenius : Joker digambarkan memiliki kecerdasan yang sangat tinggi dan menguasai bidang kimia serta teknologi mesin, dia juga sangat ahli dengan bahan peledak.
  • Meloloskan Diri dari Kematian : Joker telah meloloskan diri dari kematian berulang kali, bahkan dalam situasi yang paling sulit dan mematikan yang tampaknya tak mungkin baginya untuk lolos dari kematian.


Kelemahan
  • Penyakit kejiwaan : Cairan kimia tersebut bertanggung jawab untuk tampilan fisik yang menuntunnya pada kegilaan secara permanen. Kegilaannya untuk selalu bersaing dengan Batman dalam hal apapun terbukti malah mengarahkannya pada kehancuran hampir di setiap usaha yang dilakukannya.


Perlengkapan

Transportasi
  • Jokermobile (Mobil Joker) : Joker mengendarai mobil yang desain dan fungsinya telah dirancang dan disesuaikan serupa dengan Batmobile milik Batman. Di bagian depan Batmobile terletak perisai besar berbentuk kelelawar, sedangkan pada Jokermobile hal tersebut diganti dengan sebuah wajah amat besar yang menyerupai Joker.


Catatan
  • Tidak seperti versi Earth-One (Dunia Pertama) dan versi Joker lain setelahnya, otot dan saraf wajah Joker di Earth-Two (Dunia Kedua) tidak mengalami kerusakan melingkar yang menyebabkan Joker tampak seperti tersenyum sepanjang waktu.
  • Meskipun karakter Joker biasanya digambarkan sebagai seorang pembunuh psikopat, Joker versi Dunia Kedua ini tidak terlalu menyeramkan. Dia memang tidak mengutamakan pembunuhan untuk mencapai tujuannya, namun versi Joker ini lebih dikenal dengan sifatnya yang mengutamakan kejahatan, sifat alaminya yang suka melawak, dan kegemarannya mengirim permainan kata-kata dan perintah.
  • Versi Joker ini, termasuk semua sejarah dan catatan kemunculannya telah dihapus dan dinyatakan tidak ada lagi menyusul runtuhnya Multiverse yang asli pada seri terbatas Crisis of Infinity Earths yang muncul pada tahun 1985-1986. Meskipun versi karakter ini telah ada sejak kemunculan pertamanya, informasi ini tidak berlaku untuk versi tersebut.


Tambahan




Footnote : This is just a translation that I do as a fan of Joker. I didn’t do this translation for any financial benefit. The original information was published at http://dc.wikia.com/wiki/Joker_(Earth-Two) If you were related to DC and this original information and want me to delete this post, please tell me at river.tsumugi@gmail.com Thank you.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar